Persiapan Akreditasi Rumah sakit
1. Persiapan organisasi
• Sebaiknya dibentuk Panitia Akreditasi, bertanggung jawab keDirektur
• Bentuk Pokja untuk masing2 Bidang Pelayanan (5/12/16 bidang)
• Pokja berasal dari unit terkait. Ketua Pokja bisa Ketua Unit / StafSenior. Pokja bertugas jangka panjang, Ketua Pokja sebaiknya merupakan penanggung jawab QA unit tsb.
2. Persiapan bahan
• Siapkan instrumen akreditasi, gunakan edisi terakhir
• Siapkan dokumen2 tentang Standar, sesuai Bidang Pelayanan masing2
• Panitia & Pokja mempelajari, memahami & menguasai secara
rinci Instrumen Akreditasi, Dokumen standar & dokumen2 penting lainnya, agar selalu ada kesamaan persepsi
3. Penyusunan SOP
• Bentuk Tim Inti ( 1 – 3 orang) sebagai Penyusun SOP
• Penyusunan SOP dilakukan oleh Tim Inti dibantu Staf Pokja/Unit terkait
• Gunakan format SOP yg standar
• Penomoran SOP sebaiknya sentral
• Sebaiknya dibuat daftar SOP secara sentral, dikelola oleh Panitia Akreditasi / Staf yang ditunjuk
4. Perbaikan Struktur – Proses – Hasil (Outcome)
• Pembenahan & perbaikan struktur / proses / hasil dilakukan olehPokja & unit ybs sesuai dengan pemahaman atas standar,
instrumen akreditasi, SOP dsb
• Setelah survei akreditasi, kegiatan ini tetap berjalan secara
kontinu & adekuat sesuai dengan kekurangan & kelemahan yang ada, serta sesuai dengan rekomendasi surveior
5. Self Assessment
• Pembenahan & perbaikan yg dilakukan dievaluasi secara periodik secara self assessment
• Penilaian dilakukan dengan menggunakan Instrumen Akreditasi
• Hasil : Skor dan Nilai ( % ) dilaporkan secara periodik kepada
Direktur dan Self Assessment final dilaporkan ke KARS
• Penilaian dilakukan oleh Pokja ybs dengan supervisi Panitia
Akreditasi
•Cara lain : dilakukan penilaian secara silang, sesuatu Pokja
menilai Bidang Pelayanan Pokja yang lain
•Bila Skor & Nilai tdk mencapai target, dpt dimintakan Bimbingan Akreditasi kpd KARS
6. Persiapan Hari-H Survei
•Permintaan tanggal survei kepada KARS, hari I survei agar dimulai sesudah hari Senin.
•Pada hari H-1 (Senin) dilakukan Gladi Bersih secara teliti
•Persiapkan ruangan :
- Ruang Pertemuan Surveior & Pokja, 1 surveior 1 ruangan
- Ruang Surveior, untuk Rapat Tim Surveior
- Ruangan2 / lokasi di unit2 pelayanan dan siapkan para staf /petugasnya
- Ruang Pertemuan Pleno, + alat Audiovisual
•Persiapkan usulan Jadwal Survei selama 3 hari / 4 hari, diajukan kpd Ketua Tim Surveior pada hari H survei
•Persiapan Pokja :
- Petugas Presentan : 1 – 2 orang bertugas menjawab,
menerangkan, mempresentasi hal2 yang diminta Surveior.
Petugas ini harus menguasai seluruh konteks Bidang Pelayanan ybs
7. Kegiatan 3-4 hari Survei
•Setiap hari : segera sesudah survei selesai, lakukan rapat
Koordinasi, kumpulkan semua Pokja
•Tiap Pokja melaporkan :
- Hasil suvei, kekurangan2 yg ditemukan Surveior
- PR-PR yang harus diselesaikan : data2 yg hrs dilengkapi, dll
- Gambaran tentang Surveior : apa yg dikritik, yg dipuji dsb
•Sore / Malam hari itu juga selesaikan hal2 yg didiskusikan pd RapatKoordinasi tsb
•Hal ini dilakukan tiap hari
dikutip dari Artikel (Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro, MM) Surveyor Akreditasi Rumah sakit.
1. Persiapan organisasi
• Sebaiknya dibentuk Panitia Akreditasi, bertanggung jawab keDirektur
• Bentuk Pokja untuk masing2 Bidang Pelayanan (5/12/16 bidang)
• Pokja berasal dari unit terkait. Ketua Pokja bisa Ketua Unit / StafSenior. Pokja bertugas jangka panjang, Ketua Pokja sebaiknya merupakan penanggung jawab QA unit tsb.
2. Persiapan bahan
• Siapkan instrumen akreditasi, gunakan edisi terakhir
• Siapkan dokumen2 tentang Standar, sesuai Bidang Pelayanan masing2
• Panitia & Pokja mempelajari, memahami & menguasai secara
rinci Instrumen Akreditasi, Dokumen standar & dokumen2 penting lainnya, agar selalu ada kesamaan persepsi
3. Penyusunan SOP
• Bentuk Tim Inti ( 1 – 3 orang) sebagai Penyusun SOP
• Penyusunan SOP dilakukan oleh Tim Inti dibantu Staf Pokja/Unit terkait
• Gunakan format SOP yg standar
• Penomoran SOP sebaiknya sentral
• Sebaiknya dibuat daftar SOP secara sentral, dikelola oleh Panitia Akreditasi / Staf yang ditunjuk
4. Perbaikan Struktur – Proses – Hasil (Outcome)
• Pembenahan & perbaikan struktur / proses / hasil dilakukan olehPokja & unit ybs sesuai dengan pemahaman atas standar,
instrumen akreditasi, SOP dsb
• Setelah survei akreditasi, kegiatan ini tetap berjalan secara
kontinu & adekuat sesuai dengan kekurangan & kelemahan yang ada, serta sesuai dengan rekomendasi surveior
5. Self Assessment
• Pembenahan & perbaikan yg dilakukan dievaluasi secara periodik secara self assessment
• Penilaian dilakukan dengan menggunakan Instrumen Akreditasi
• Hasil : Skor dan Nilai ( % ) dilaporkan secara periodik kepada
Direktur dan Self Assessment final dilaporkan ke KARS
• Penilaian dilakukan oleh Pokja ybs dengan supervisi Panitia
Akreditasi
•Cara lain : dilakukan penilaian secara silang, sesuatu Pokja
menilai Bidang Pelayanan Pokja yang lain
•Bila Skor & Nilai tdk mencapai target, dpt dimintakan Bimbingan Akreditasi kpd KARS
6. Persiapan Hari-H Survei
•Permintaan tanggal survei kepada KARS, hari I survei agar dimulai sesudah hari Senin.
•Pada hari H-1 (Senin) dilakukan Gladi Bersih secara teliti
•Persiapkan ruangan :
- Ruang Pertemuan Surveior & Pokja, 1 surveior 1 ruangan
- Ruang Surveior, untuk Rapat Tim Surveior
- Ruangan2 / lokasi di unit2 pelayanan dan siapkan para staf /petugasnya
- Ruang Pertemuan Pleno, + alat Audiovisual
•Persiapkan usulan Jadwal Survei selama 3 hari / 4 hari, diajukan kpd Ketua Tim Surveior pada hari H survei
•Persiapan Pokja :
- Petugas Presentan : 1 – 2 orang bertugas menjawab,
menerangkan, mempresentasi hal2 yang diminta Surveior.
Petugas ini harus menguasai seluruh konteks Bidang Pelayanan ybs
7. Kegiatan 3-4 hari Survei
•Setiap hari : segera sesudah survei selesai, lakukan rapat
Koordinasi, kumpulkan semua Pokja
•Tiap Pokja melaporkan :
- Hasil suvei, kekurangan2 yg ditemukan Surveior
- PR-PR yang harus diselesaikan : data2 yg hrs dilengkapi, dll
- Gambaran tentang Surveior : apa yg dikritik, yg dipuji dsb
•Sore / Malam hari itu juga selesaikan hal2 yg didiskusikan pd RapatKoordinasi tsb
•Hal ini dilakukan tiap hari
dikutip dari Artikel (Dr. Nico A. Lumenta, K.Nefro, MM) Surveyor Akreditasi Rumah sakit.